Author : UnknownTidak ada komentar
I.
Komponen
yang dibutuhkan
1.
Rangkaian
Downloader
2.
Rangkaian
Sismin
3.
Rangkain
1 Relay
II.
Rangkaian
Downloader
II.a.
Alat dan Bahan
-
USB
type B
-
Kapasitor
4.7µF/50v
-
LED
3 buah
-
Resistor
2.2KΩ
-
Resistor
68Ω 2buah
-
Resistor
1KΩ 3buah
-
Resistor
10KΩ
-
Kapasitor
keramik 22pF 2buah
-
Kapasitor
keramin 100nF
-
Crystal
12MHz
-
Header
-
Socket
IC 28pin
-
IC
AtMEGA8
II.b. Gambar
Schematic Downloader
II.c.
Gambar PCB Layout Downloader
III.
Cara
membuat Downloader
1.
Siapkan
papan PCB yang berukuran 5 x 7 cm yang sudah dipotong sebelumnya.
2.
Siapkan
juga hasil fotocopy rangkaian downloader yang menggunakan kertas photo.
3.
Lalu
tempelkan layout rangkaian downloader pada PCB yg sudah di potong. Kemudian
gosok rangkaian tersebut menggunakan setrika. Kira-kira paling lama 10 menit
sampai rangkaian tersebut menyatu dengan papan PCB tersebut.
4.
Setelah
itu celupkan PCB tadi pada wadah yang telah diberi air secukupnya untuk
memudahkan kertas photo tadi terlepas pada papan PCB.
5.
Setelah
terlepas siapkan wadah yang sudah diberi FeCl3, lalu masukan PCB tadi ke dalam
wadah tersebut.
6.
Goyangkan
wadah tersebut secara perlahan sampai tembaga yang tidak tertutupi sama kertas
photo tadi hilang.
7.
Setelah
tembaga yang ada di papan pcb hilang, menyisakan jalur rangkaian, selanjutnya
amplas papan pcb untuk memperhalus.
8.
Kemudian
celupkan rangkaian pada air untuk menghilangkan bekas debu yang sudah di amplas
tadi. Lalu lap papan PCB tersebut menggunakan tisu.
9.
Setelah itu pasang komponen pada rangkaian
yang telah di siapkan tadi.
IV.
Rangkaian
Sistem Minimum
IV.a.
Alat dan Bahan
-
Switch
Button
-
Crystal
12MHz
-
Kapasitor
100nF
-
Kapasitor
33pF 2buah
-
Resistor
1KΩ
-
Resistor
-
Dioda
IN4002
-
Lampu
LED
-
Kapasitor 220µF/25v
-
IC
7805
-
Header
IV.b.
Gambar Schematic Sistim Minimun
IV.c.
Gambar PCB layout Sistim Minimum
V.
Cara
membuat Sistem Minimum
1.
Siapkan
papan PCB yang berukuran 5 x 7 cm yang sudah dipotong sebelumnya.
2.
Siapkan
juga hasil fotocopy rangkaian sistim minimum yang menggunakan kertas photo.
3.
Lalu
tempelkan layout rangkaian sistim minimum pada PCB yang sudah di potong.
Kemudian gosok rangkaian tersebut menggunakan setrika. Kira-kira paling lama 10
menit sampai rangkaian tersebut menyatu dengan papan PCB tersebut.
4.
Setelah
itu celupkan PCB tadi pada wadah yang telah diberi air secukupnya untuk
memudahkan kertas photo tadi terlepas pada papan PCB.
5.
Setelah
terlepas siapkan wadah yang sudah diberi FeCl3, lalu masukan PCB tadi ke dalam
wadah tersebut.
6.
Goyangkan
wadah tersebut secara perlahan sampai tembaga yang tidak tertutupi sama kertas
photo tadi hilang.
7.
Setelah
tembaga yang ada di papan pcb hilang, menyisakan jalur rangkaian, selanjutnya
amplas papan pcb untuk memperhalus.
8.
Kemudian
celupkan rangkaian pada air untuk menghilangkan bekas debu yang sudah di amplas
tadi. Lalu lap papan PCB tersebut menggunakan tisu.
9.
Setelah itu pasang komponen pada rangkaian
yang telah di siapkan tadi.
VI.
Cara
mengisi program pada downloader
Langkah 1: Instalasi Hardware
Sebelum men-download file *.hex langkah pertama adalah melakukan instalasi hubungan antar muka (interface) antara komputer dengan IC mikrokontroler. Perantara interface tersebut dilakukan dengan menggunakan piranti tambahan yang disebut dengan USB programmer.
Sebelum men-download file *.hex langkah pertama adalah melakukan instalasi hubungan antar muka (interface) antara komputer dengan IC mikrokontroler. Perantara interface tersebut dilakukan dengan menggunakan piranti tambahan yang disebut dengan USB programmer.
Seperti di bawah ini program
CodeVision AVR
/*****************************************************This program was produced by the
CodeWizardAVR V2.05.3 Standard
Automatic Program Generator
© Copyright 1998-2011 Pavel Haiduc, HP InfoTech s.r.l.
http://www.hpinfotech.com
Project :
Version :
Date : 6/23/2016
Author : tyery08
Company : embeeminded.blogspot.com
Comments:
Chip type : ATmega16A
Program type : Application
AVR Core Clock frequency: 12.000000 MHz
Memory model : Small
External RAM size : 0
Data Stack size : 256
*****************************************************/
#include <mega16a.h>
#include <delay.h>
// Declare your global variables here
void main(void)
{
// Declare your local variables here
// Input/Output Ports initialization
// Port A initialization
// Func7=Out Func6=Out Func5=Out Func4=Out Func3=Out Func2=Out Func1=Out Func0=Out
// State7=0 State6=0 State5=0 State4=0 State3=0 State2=0 State1=0 State0=0
PORTA=0x00;
DDRA=0xFF;
// Port B initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTB=0x00;
DDRB=0x00;
// Port C initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0x00;
DDRC=0x00;
// Port D initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTD=0x00;
DDRD=0x00;
// Timer/Counter 0 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 0 Stopped
// Mode: Normal top=0xFF
// OC0 output: Disconnected
TCCR0=0x00;
TCNT0=0x00;
OCR0=0x00;
// Timer/Counter 1 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer1 Stopped
// Mode: Normal top=0xFFFF
// OC1A output: Discon.
// OC1B output: Discon.
// Noise Canceler: Off
// Input Capture on Falling Edge
// Timer1 Overflow Interrupt: Off
// Input Capture Interrupt: Off
// Compare A Match Interrupt: Off
// Compare B Match Interrupt: Off
TCCR1A=0x00;
TCCR1B=0x00;
TCNT1H=0x00;
TCNT1L=0x00;
ICR1H=0x00;
ICR1L=0x00;
OCR1AH=0x00;
OCR1AL=0x00;
OCR1BH=0x00;
OCR1BL=0x00;
// Timer/Counter 2 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer2 Stopped
// Mode: Normal top=0xFF
// OC2 output: Disconnected
ASSR=0x00;
TCCR2=0x00;
TCNT2=0x00;
OCR2=0x00;
// External Interrupt(s) initialization
// INT0: Off
// INT1: Off
// INT2: Off
MCUCR=0x00;
MCUCSR=0x00;
// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0x00;
// USART initialization
// USART disabled
UCSRB=0x00;
// Analog Comparator initialization
// Analog Comparator: Off
// Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0x80;
SFIOR=0x00;
// ADC initialization
// ADC disabled
ADCSRA=0x00;
// SPI initialization
// SPI disabled
SPCR=0x00;
// TWI initialization
// TWI disabled
TWCR=0x00;
while (1)
{
// Place your code here
PORTA.0=0XFF; // PORT A menggunakan pin 1
PORTA.1=0XFF; // PORT A menggunakan pin 2
delay_ms(30); //waktu tunda/perpindahan 30 milisecond
PORTA.0=0X00;
PORTA.1=0X00; //0x00 heksadesimal utk logika 0 -> keadaan lampu Mati
delay_ms(30);
PORTA.0=0XFF; //0xFF heksadesimal utk logika 1 -> keadaan lampu hidup
PORTA.1=0XFF;
}
}
Langkah 2: Instalasi Software
Software ProgISP bukan merupakan software yang perlu di instalasi (portable software), sehingga untuk menjalankannya cukup klik pada file progisp.exe maka program aplikasi software ProgISP akan berjalan.
Software ProgISP bukan merupakan software yang perlu di instalasi (portable software), sehingga untuk menjalankannya cukup klik pada file progisp.exe maka program aplikasi software ProgISP akan berjalan.
Langkah 3: Running Software
Lakukan klik dua kali (klik satu kali >> enter) pada file progisp.exe yang berada di dalam folder tempat anda menyimpan file-file software ProgISP. Atau supaya mempermudah, buatkan shortcut software ProgISP ini pada desktop komputer anda (lihat gambar 2). Jika berhasil akan muncul tampilan seperti gambar 3.
Lakukan klik dua kali (klik satu kali >> enter) pada file progisp.exe yang berada di dalam folder tempat anda menyimpan file-file software ProgISP. Atau supaya mempermudah, buatkan shortcut software ProgISP ini pada desktop komputer anda (lihat gambar 2). Jika berhasil akan muncul tampilan seperti gambar 3.
Gambar 2. Icon Progisp.exe
Gambar 3. Tampilan awal Software
ProgISP
Langkah 4:
Pemilihan Tipe Mikrokontroler
Pada scroll kolom menu ‘Select Chip’ pilih seri IC mikrokontroler yang sesuai dengan IC mikrokontroler yang ada pada papan sistem mikrokontroler yang digunakan. Lihat gambar 4.
Pada scroll kolom menu ‘Select Chip’ pilih seri IC mikrokontroler yang sesuai dengan IC mikrokontroler yang ada pada papan sistem mikrokontroler yang digunakan. Lihat gambar 4.
Gambar 4. Pemilihan tipe
mikrokontroler
Langkah 5: Periksa koneksi PC dengan Chip mikrokontroler
Sebelum melakukan langkah download, pastikan komputer terhubung dengan IC mikrokontroler, yaitu dengan cara klik menu bar Command>>Read Chip Signature (Alt+S). Lihat gambar 5.
Gambar 5. Periksa koneksi komputer
dengan mikrokontroler
Gambar 6. Pilih file *.hex
Selanjutnya pilih file *.hex yang akan di download, kemudian klik Open. Lihat gambar 7.
Gambar 7. Jendela direktori tempat
file hex disimpan
Setelah file *.hex berhasil di Load, maka pada bagian report akan muncul keterangan letak directory file *.hex tersebut di komputer.
VII.
Rangkaian
1 Relay
VII.a.
Alat dan Bahan
-
Relay
5v
-
Resistor
1KΩ 2buah
-
Lampu
LED
-
Dioda
IN4002
-
Kapasitor
100nF
-
Transistor
D313
-
Header
VIII.b.
Gambar schematic 1 relay
VIII.c.
Gambar PCB Layout 1 relay
VIII.
Cara
membuat 1 Relay
1.
Siapkan
papan PCB yang berukuran 5 x 5 cm yang sudah dipotong sebelumnya.
2.
Siapkan
juga hasil fotocopy rangkaian 1 relay yang menggunakan kertas photo.
3.
Lalu
tempelkan layout rangkaian 1 relay tadi pada PCB yg sudah di potong. Kemudian
gosok rangkaian tersebut menggunakan setrika. Kira-kira paling lama 10 menit
sampai rangkaian tersebut menyatu dengan papan PCB tersebut.
4.
Setelah
itu celupkan PCB tadi pada wadah yang telah diberi air secukupnya untuk
memudahkan kertas photo tadi terlepas pada papan PCB.
5.
Setelah
terlepas siapkan wadah yang sudah diberi FeCl3, lalu masukan PCB tadi ke dalam
wadah tersebut.
6.
Goyangkan
wadah tersebut secara perlahan sampai tembaga yang tidak tertutupi sama kertas
photo tadi hilang.
7.
Setelah
tembaga yang ada di papan pcb hilang, menyisakan jalur rangkaian, selanjutnya
amplas papan pcb untuk memperhalus.
8.
Kemudian
celupkan rangkaian pada air untuk menghilangkan bekas debu yang sudah di amplas
tadi. Lalu bersihkan papan PCB tersebut menggunakan tisu.
9.
Setelah itu pasang komponen pada rangkaian
yang telah di siapkan tadi.
Gambar
Jadi Rangkaian 1 Relay
Posted On : Jumat, 08 Juli 2016Time : 23.38









